UPA LUK UPNVY Raih Hibah dan Selenggarakan Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa Vokasi Tahun 2025 – Skema GSHS
YOGYAKARTA, LSP UPNVY - UPA Layanan Uji Kompetensi UPN Veteran Yogyakarta meraih Hibah Program Sertifikasi Kompetensi dan Profesi Mahasiswa Vokasi Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia sebagai upaya strategis dalam meningkatkan daya saing lulusan vokasi. Program ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah dalam mendorong peningkatan kompetensi mahasiswa agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.
Kegiatan Sertifikasi Kompetensi dan Profesi Mahasiswa Vokasi Tahun 2025 dilaksanakan pada tanggal 21–25 Juli 2025 di lingkungan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta. Sertifikasi ini diikuti oleh sebanyak 85 mahasiswa yang mengikuti Skema General Supervisor Health and Safety (GSHS). Pelaksanaan sertifikasi dilakukan melalui tahapan asesmen yang mengacu pada standar kompetensi kerja nasional dan pedoman sertifikasi yang berlaku.
Berdasarkan hasil asesmen, sebanyak 96,47% peserta dinyatakan kompeten, sementara 3,53% peserta dinyatakan belum kompeten. Hasil ini menunjukkan tingkat pencapaian kompetensi yang tinggi di kalangan mahasiswa vokasi, sekaligus menjadi indikator keberhasilan program dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi terstandar.
Kepala UPA LUK UPNVY, Oliver Samuel Simanjuntak, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas lulusan vokasi. “Melalui program sertifikasi kompetensi ini, kami berupaya memastikan bahwa mahasiswa memiliki kompetensi yang terukur dan diakui secara nasional. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan lulusan dalam menghadapi tuntutan dunia kerja,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UPA Layanan Uji Kompetensi UPN Veteran Yogyakarta diharapkan dapat terus berperan aktif dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya lulusan vokasi yang kompeten, profesional, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun industri.