Perkuat Daya Saing Lulusan Vokasi, UPA Layanan Uji Kompetensi UPN Veteran Yogyakarta Sukses Gelar Sertifikasi General Supervisor Health and Safety Tahun 2026
YOGYAKARTA — Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta melalui Unit Penunjang Akademik (UPA) Layanan Uji Kompetensi / LSP-P1 sukses menyelenggarakan pelaksanaan Program Sertifikasi Kompetensi dan Profesi Mahasiswa Vokasi Tahun 2026. Asesmen uji kompetensi ini berlangsung pada Kamis–Jumat, 6–7 Agustus 2026, bertempat di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Laboratorium K3 UPN “Veteran” Yogyakarta.
Program sertifikasi yang didukung pendanaan hibah Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek ini difokuskan pada penguatan bidang Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) melalui skema General Supervisor Health and Safety (GSHS).
Sebanyak 51 mahasiswa semester 5 Program Studi Diploma Tiga (D3) Teknik Kimia—yang terdiri dari 21 laki-laki dan 30 perempuan—berpartisipasi penuh dalam kegiatan ini. Seluruh peserta dinyatakan 100% Kompeten (K) setelah melalui proses evaluasi komprehensif oleh 5 orang asesor berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Rangkaian Pelaksanaan dan Standar Asesmen
Sebelum memasuki tahapan uji sertifikasi, peserta telah melalui serangkaian tahapan sistematis:
- Proses pendaftaran dan verifikasi berkas portofolio (APL-01) serta pengisian asesmen mandiri (APL-02).
- Pembekalan Materi terkait unit kompetensi K3 oleh UPA Layanan Uji Kompetensi pada akhir Juli 2026.
- Uji Asesmen Terstruktur melalui pelaksanaan observasi langsung, instruksi terstruktur, serta tes tertulis dan lisan di Laboratorium K3 yang mengacu pada SKKNI Nomor KEP.157/MEN/VIII/2009 Sub Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pertambangan.
Sebanyak 13 unit kompetensi diujikan secara ketat, mencakup komunikasi timbal balik, pengendalian risiko K3, inspeksi berkala, investigasi insiden, manajemen tanggap darurat, audit K3, hingga manajemen proyek dan perencanaan anggaran.
Tingkatkan Nilai Tambah (Civil Effect) Calon Ahli Madya
Penyelenggaraan sertifikasi profesi ini merupakan wujud nyata implementasi paradigma Diktisaintek Berdampak serta revitalisasi pendidikan vokasi di lingkungan UPN “Veteran” Yogyakarta. Bagi mahasiswa D3 Teknik Kimia, kualifikasi pengawas K3 (General Supervisor Health and Safety) merupakan keahlian terapan yang sangat krusial dan memberikan nilai tambah (civil effect) tinggi di berbagai sektor industri proses kimia, manufaktur, energi, maupun pertambangan.
Dengan kepemilikan sertifikat kompetensi resmi berstandar BNSP, para calon lulusan Ahli Madya Teknik Kimia UPN "Veteran" Yogyakarta diharapkan memiliki keunggulan kompetitif, mempercepat masa tunggu kerja (employability), serta siap berkontribusi langsung sebagai tenaga profesional yang berintegritas, berkualitas, dan berkompeten.